Kompetisi Nasional Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur adalah sebuah kegiatan yang dilaksanakan oleh Jurusan Arsitektur ITS dalam rangka memberikan wawasan bagi mahasiswa arsitektur tentang perancangan, khususnya pada sebuah Tugas Akhir. Kegiatan ini merupakan sebuah kesempatan mahasiswa untuk mempresentasikan hasil karya rancangannya kepada publik dan penikmat arsitektur.
Kegiatan yang dilaksanakan sejak tahun 2004 ini telah diikuti oleh sejumlah perguruan tinggi dari beberapa propinsi dari belahan barat hingga timur Indonesia. Pada tahun 2018, Jurusan Arsitektur FADP ITS berkomitmen untuk melanjutkan konsistensi ini dalam rangka memberikan kontribusi bagi proses belajar mahasiswa arsitektur di Indonesia.
JURI EKSTERNAL
Dr. Tan Loke Mun
DrTanLM Architect, Malaysia
Ahmad D Tardiyana
Urbane, Indonesia
Noor Cholis Idham S.T., M.Arch., Ph.D
Arsitektur UII
JURI INTERNAL
FX Teddy Badai Samodra, S.T, M.T, Ph.D
Dr. Eng. Dipl Ing. Ir. Sri Nastiti Nugrahani Ekasiwi, M.T
Angger Sukma Mahendra S.T, M.T
PROGRAM KTA 2018
Setiap kampus menawarkan konsep pembelajaran arsitektur yang berbeda. Kegiatan studio – dasar hingga tugas akhir adalah salah satu parameter yang berguna untuk mengidentifikasi hal tersebut. Beberapa kampus menggunakan penjelajahan isu sebagai karakter setiap jenjang studio, sementara kampus lainnya berangkat dari pengenalan tipologi yang berbeda. Ada kampus yang memberikan titik beratnya pada pengetahuan konsep arsitektur namun tidak sedikit yang berusaha memahami hingga ke-teknik-an bangunan yang memadai. Hal-hal tersebut menandai bahwa studi arsitektur di Indonesia menyajikan spektrum yang luas. Sehingga cukup sulit membandingkan satu terhadap yang lain dalam satu kerangka penilaian apalagi menyebutkan satu yang terbaik. Maka argumen tersebut menjadi sebuah titik balik KTA2019 dalam memandang ajang kompetisi arsitektur. Seluruh karya berpotensi diapresiasi kualitasnya dalam semangat bertanding bila diletakkan pada kerangkanya masing-masing yang sesuai.
KTA2019 menggunakan beberapa kategori yang menjadi kerangka kompetisi sebagai berikut:
1. Publik dan Komunitas
Kategori bangunan publik dan komunitas adalah termasuk di bawah ini (namun tidak terbatas):
-
Kantor sewa
-
Pemakaman
-
Pusat Komunitas
-
Stasiun
-
Kantor konsulat / kedutaan
-
Kantor Pengadilan
-
Penjara/kantor polisi
-
Kantor balaikota
-
Perumahan
-
Kesehatan dan Penunjang
2. Seni dan Budaya
Kategori bangunan seni dan budaya adalah termasuk di bawah ini (namun tidak terbatas):
-
Bioskop
-
Balai Konser
-
Galeri
-
Perpustakaan
-
Museum
-
Teater
-
Taman Budaya
3. Pendidikan dan Penelitian
Kategori bangunan pendidikan dan penelitian adalah termasuk di bawah ini (namun tidak terbatas):
-
Sekolah (segala level)
-
Kampus PT
-
Sekolah Inklusif
-
Pusat Penelitian
4. Leisure dan Komersil
Kategori bangunan leisure dan komersil adalah termasuk di bawah ini (namun tidak terbatas):
-
Hotel
-
Spa
-
Wahana Bermain
-
Pusat Perbelanjaan
-
Department stores
-
Pasar
-
Sanggar Kebugaran
-
Stadion
-
Mixed Used Building
5. Non-tipologi
Karya yang masuk dalam kategori ini adalah sebuah proposal proyek atau konsep yang berupaya melampaui cara berpikir konvensional dalam mendesain. Termasuk didalamnya adalah proyeksi arsitektur di masa depan. Tidak ada ketentuan tipologi lazim selama masih dalam ranah arsitektur.
KOMPETISI KTA2018
Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
2018 | Surabaya, Indonesia
Publikasi
Pendaftaran*
Q&A
Pemasukan karya
Penjurian awal
Penjurian final & presentasi
: 21 Mei 2018
: 25 Juni - 3 Agustus 2018 (diperpanjang)
: 21 Mei – 3 Agustus 2018
: 28 Juli - 3 Agustus 2018
: 6 - 10 Agustus 2018
: 9 September 2018
*) 23.59 WIB, 3 Agustus 2018 adalah batas akhir pemasukan karya. Setiap peserta wajib menyelesaikan biaya registrasi untuk dapat mengunggah karya.
HASIL PENJURIAN KTA 2018
KARYA TERBAIK

KAMPUNG VERTIKAL INKREMENTAL DI MANGGA DUA JAKARTA Publik dan Komunitas Universitas Tarumanagara - Jakarta Megawati // KTA2018_070

PUSAT KEBUDAYAAN & KALIGRAFI TIONGHOA KONTEMPORER DI TAMANSARI Seni dan Budaya Universitas Tarumanagara - Jakarta Themia Goesnawan // KTA2018_045

REBAN URBAN (TAMAN SATWA TROPIS VERTIKAL) DI TAMAN ISMAIL MARZUKI Non-tipologi Universitas Tarumanagara - Jakarta Nonny Indah Wulansari // KTA2018_058

KAMPUNG VERTIKAL INKREMENTAL DI MANGGA DUA JAKARTA Publik dan Komunitas Universitas Tarumanagara - Jakarta Megawati // KTA2018_070
Penyelenggaraan Kompetisi Nasional Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur Indonesia ke-15 tahun ini telah berhasil menjaring 99 karya yang dikirimkan oleh peserta dari 20 universitas di seluruh Indonesia. Setelah batas akhir pemasukan karya pada tanggal 3 Agustus 2018, panitia melakukan verifikasi seluruh karya peserta pada tanggal 4 Agustus 2018. Proses penjurian seleksi pertama hingga kedua berlangsung dari Selasa-Jumat, tanggal 7-10 Agustus 2018.
Seleksi pertama telah terpilih 55 karya untuk diseleksi pada tahap ke dua, sebagai berikut:
A. Kategori Publik dan Komunitas:
KTA2018-008 : PENGEMBANGAN STASIUN MIXED USE MALANG DENGAN PENDEKATAN SIRKULASI BERBASIS RTOD
KTA2018-016 : URBAN COMMUNITY CENTER IN JAKARTA
KTA2018-017 : YOUTH CREATIVE AND COMMUNITY CENTER DI SALATIGA
KTA2018-021 : PENGEMBANGAN KAWASAN STASIUN PURWOSARI DENGAN PENDEKATAN HARMONY BY CONTRAST
KTA2018-026 : BAMBOO COMMUNITY CENTRE DI KABUPATEN SLEMAN D.I. YOGYAKARTA
KTA2018-029 : FASILITAS URBAN FARMING AQUAPONIK DI SURABAYA
KTA2018-036 : HYBRID COMMUNITY HUB : SEBUAH EKSPERIMENTASI PADA PROGRAM ARSITEKTUR
KTA2018-044 : COWORKING SPACE DENGAN KONSEP PENCAHAYAAN YANG DINAMIS
KTA2018-048 : KOMUNITAS PEAZMAKERZ DAN KREATIVITAS MASYARAKAT DI KAMPUNG AMBON
KTA2018-049 : INCLUSIVE HUMAN SETTLEMENTS FOR DISADVANTAGED
KTA2018-053 : FASILITAS KAMPUNG KREATIF DOLLY DI SURABAYA
KTA2018-070 : KAMPUNG VERTIKAL INKREMENTAL DI MANGGA DUA JAKARTA
KTA2018-074 : KAMPUNG BANDAN INTERMODAL STATION
KTA2018-078 : REDESAIN TERMINAL PENUMPANG BANDAR UDARA KUABANG DI KABUPATEN HALMAHERA UTARA - MALUKU UTARA DENGAN ARSITEKTUR LOKAL
SEBAGAI ASPIRASI DESAIN
KTA2018-089 : RESHAPING URBAN SPACIOUSNESS: JAKARTA FLOATING PARK
KTA2018-091 : KONDOMINIUM BERKONSEP KONFIGURASI TERPAPAR
KTA2018-100 : REDESAIN STASIUN TANAH ABANG JAKARTA DENGAN KONSEP SUSTAINABLE MOBILITY
KTA2018-103 : TAMAN - HUNIAN - WISATA
KTA2018-111 : OBLIQUE COWORKING SPACE
B. Kategori Seni dan Budaya:
KTA2018-019 : MUSEUM PERJUANGAN PERANAKAN TIONGHOA DI SURABAYA
KTA2018-023 : MUSEUM SEJARAH 10 NOPEMBER 1945 DI SURABAYA
KTA2018-025 : GALERI DAN FASILITAS PELATIHAN FOTOGRAFI DI SURABAYA
KTA2018-037 : FRAGMENTED CONTINUUM CONCEPT: MUSEUM OF KEDUNG COWEK FORTIFICATION
KTA2018-042 : SANGGAR SENI DI SENEN JAKARTA PUSAT
KTA2018-045 : PUSAT KEBUDAYAAN & KALIGRAFI TIONGHOA KONTEMPORER DI TAMANSARI
KTA2018-050 : RUANG PERTUNJUKAN SENI DI KAWASAN SUNDA KELAPA / PERFORMING ART SPACE IN SUNDA KELAPA
KTA2018-068 : PERANCANGAN MUSEUM DI KAWASAN PUSAKA KABUPATEN BATANG MENGGUNAKAN PENDEKATAN KONSERVASI BANGUNAB BERSEJARAH
KTA2018-071 : GALERI BETAWI KONTEMPORER
KTA2018-092 : PERPUSTAKAAN UMUM SEBAGAI EDU-SOCIAL SPACE DI KOTA BANDAR LAMPUNG DENGAN PENERAPAN KONSEP SMART BUILDING
KTA2018-120 : OBC (OCEANARIUM BATANG CENTRE) SEBAGAI MARINE EDU-ECOTOURISM DI PANTAI SIGANDU KABUPATEN BATANG (DENGAN PENDEKATAN
BIOPHILIC DESIGN)
C. Kategori Pendidikan dan Penelitian:
KTA2018-027 : FASILITAS EDUWISATA AKUAPONIK DI DENPASAR
KTA2018-031 : FASILITAS BUDIDAYA TANAMAN ENDEMIK INDONESIA DI BADUNG
KTA2018-033 : FASILITAS EDUKASI KREATIF ANAK YATIM PIATU DI SURABAYA
KTA2018-040 : FASILITAS TERAPI & PENGEMBANGAN BAKAT PENDERITA DOWN SYNDROME DI SURABAYA
KTA2018-067 : SEKOLAH KULINER BOGA LAUT INDONESIA, MUARA ANGKE
KTA2018-075 : PERANCANGAN PUSAT KONSERVASI MANGROVE SURABAYA
KTA2018-090 : PERANCANGAN SEKOLAH INKLUSI DI KOTA BINJAI DENGAN PENDEKATAN DESAIN UNIVERSAL SEBAGAI OPTIMASI AKSESIBILITAS DAN TATANAN
RUANG KHUSUS
D. Kategori Leisure dan Komersial:
KTA2018-105 : BLUE WATERFALL HABITAT
KTA2018-110 : FOOD WOMB
KTA2018-069 : FASILITAS KEBUGARAN SPA VERTIKAL DI TANAH ABANG
KTA2018-051 : REDESAIN PASAR PANGGUNGREJO SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU.
KTA2018-097 : HORTICULTURAL EXHIBITION DENGAN PENDEKATAN EXPERIENTIAL LANDSCAPE DI TAMAN WISATA MEKARSARI
KTA2018-095 : REDEVELOPMENT SENTRA KULINER PUJASERI DI MUARA ANGKE
KTA2018-039 : REDESAIN PASAR RAKYAT BLORA TIPE 1 DI KABUPATEN BLORA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU
KTA2018-064 : PUSAT BINGKISAN CIKINI : PASAR DAN BENGKEL KREATIF
KTA2018-020 : KANTOR SEWA HIJAU DI SURABAYA
KTA2018-015 : PENGEMBANGAN KAWASAN EKOWISATA MANGROVE PULAU LUSI SIDOARJO
KTA2018-024 : FASILITAS PEMBUDIDAYAAN DAN PENJUALAN IKAN HIAS AIR TAWAR DI SURABAYA
E. Kategori Non-tipologi:
KTA2018-005 : PASAR AUTOPOIESIS
KTA2018-009 : MAHADATA PENJARA
KTA2018-011 : VERTICAL AGRICULTURE DESIGN FOR FOOD PRODUCTION IN YOGYAKARTA CITY, SPECIAL REGION OF YOGYAKARTA
KTA2018-052 : DAUR ULANG LIMBAH LAUT: WISATA PESISIR DI MUARA ANGKE
KTA2018-058 : REBAN URBAN (TAMAN SATWA TROPIS VERTIKAL) DI TAMAN ISMAIL MARZUKI
KTA2018-060 : TRANSFORMATIVE THEATRE AT PANCORAN STREET, WEST JAKARTA
KTA2018-065 : RUANG KREATIF MATERIAL BANGUNAN BEKAS : TOKO, GALERI DAN BENGKEL KERJA
Selanjutnya, seleksi kedua telah terpilih 25 karya untuk diseleksi pada tahap ketiga, sebagai berikut:
A. Kategori Publik dan Komunitas:
KTA2018-029 : FASILITAS URBAN FARMING AQUAPONIK DI SURABAYA
KTA2018-036 : HYBRID COMMUNITY HUB : SEBUAH EKSPERIMENTASI PADA PROGRAM ARSITEKTUR
KTA2018-070 : KAMPUNG VERTIKAL INKREMENTAL DI MANGGA DUA JAKARTA
KTA2018-074 : KAMPUNG BANDAN INTERMODAL STATION
KTA2018-100 : REDESAIN STASIUN TANAH ABANG JAKARTA DENGAN KONSEP SUSTAINABLE MOBILITY
B. Kategori Seni dan Budaya:
KTA2018-019 : MUSEUM PERJUANGAN PERANAKAN TIONGHOA DI SURABAYA
KTA2018-037 : FRAGMENTED CONTINUUM CONCEPT: MUSEUM OF KEDUNG COWEK FORTIFICATION
KTA2018-042 : SANGGAR SENI DI SENEN JAKARTA PUSAT
KTA2018-045 : PUSAT KEBUDAYAAN & KALIGRAFI TIONGHOA KONTEMPORER DI TAMANSARI
KTA2018-071 : GALERI BETAWI KONTEMPORER
C. Kategori Pendidikan dan Penelitian:
KTA2018-027 : FASILITAS EDUWISATA AKUAPONIK DI DENPASAR
KTA2018-031 : FASILITAS BUDIDAYA TANAMAN ENDEMIK INDONESIA DI BADUNG
KTA2018-040 : FASILITAS TERAPI & PENGEMBANGAN BAKAT PENDERITA DOWN SYNDROME DI SURABAYA
KTA2018-067 : SEKOLAH KULINER BOGA LAUT INDONESIA, MUARA ANGKE
KTA2018-075 : PERANCANGAN PUSAT KONSERVASI MANGROVE SURABAYA
D. Kategori Leisure dan Komersial:
KTA2018-051 : REDESAIN PASAR PANGGUNGREJO SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU.
KTA2018-069 : FASILITAS KEBUGARAN SPA VERTIKAL DI TANAH ABANG
KTA2018-097 : HORTICULTURAL EXHIBITION DENGAN PENDEKATAN EXPERIENTIAL LANDSCAPE DI TAMAN WISATA MEKARSARI
KTA2018-105 : BLUE WATERFALL HABITAT
KTA2018-110 : FOOD WOMB
E. Kategori Non-tipologi:
KTA2018-005 : PASAR AUTOPOIESIS
KTA2018-009 : MAHADATA PENJARA
KTA2018-052 : DAUR ULANG LIMBAH LAUT: WISATA PESISIR DI MUARA ANGKE
KTA2018-058 : REBAN URBAN (TAMAN SATWA TROPIS VERTIKAL) DI TAMAN ISMAIL MARZUKI
KTA2018-060 : TRANSFORMATIVE THEATRE AT PANCORAN STREET, WEST JAKARTA
Setelah itu, terpilih 10 karya pada seleksi ketiga, sebagai berikut:
A. Kategori Publik dan Komunitas:
KTA2018-029 : FASILITAS URBAN FARMING AQUAPONIK DI SURABAYA
Universitas Kristen Petra - Surabaya
Dwi Rizky Jati Kusumo
KTA2018-070 : KAMPUNG VERTIKAL INKREMENTAL DI MANGGA DUA JAKARTAKTA
Universitas Tarumanagara - Jakarta
Megawati
B. Kategori Seni dan Budaya:
KTA2018-045 : PUSAT KEBUDAYAAN & KALIGRAFI TIONGHOA KONTEMPORER DI TAMANSARI
Universitas Tarumanagara - Jakarta
Thamia Goesnawan
KTA2018-071 : GALERI BETAWI KONTEMPORER
Universitas Tarumanagara - Jakarta
Ryan Winata
C. Kategori Pendidikan dan Penelitian:
KTA2018-040 : FASILITAS TERAPI & PENGEMBANGAN BAKAT PENDERITA DOWN SYNDROME DI SURABAYAKTA
Universitas Kristen Petra - Surabaya
Daniel Kristianto
KTA2018-067 : SEKOLAH KULINER BOGA LAUT INDONESIA, MUARA ANGKE
Universitas Tarumanagara - Jakarta
Charvia Aviana Raema
D. Kategori Leisure dan Komersial:
KTA2018-051 : REDESAIN PASAR PANGGUNGREJO SURAKARTA DENGAN PENDEKATAN ARSITEKTUR PERILAKU
Universitas Negeri Sebelas Maret - Surakarta
Bagus Wahyu
KTA2018-105 : BLUE WATERFALL HABITAT
Institut Teknologi Sepuluh Nopember - Surabaya
Putri Wulan Suci
E. Kategori Non-tipologi:
KTA2018-009 : MAHADATA PENJARA
Institut Teknologi Sepuluh Nopember - Surabaya
Fikri Izza
KTA2018-058 : REBAN URBAN (TAMAN SATWA TROPIS VERTIKAL) DI TAMAN ISMAIL MARZUKI
Universitas Tarumanagara - Jakarta
Nonny Indah Wulansari
Demikian hasil penjurian untuk Seleksi I, II, dan III. Selamat kepada para peserta.
GALERI KTA 2018

WORKSHOP KTA2018
Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
2018 | Surabaya, Indonesia
Arsitektur dan Diagram
PENDAHULUAN
Arsitektur tidak bisa dipisahkan dari representasinya. Untuk mewujudkan arsitektur dari pemikiran dan benak sang perancang, arsitektur membutuhkan media untuk berkomunikasi. Arsitektur yang umum dimulai dari sketsa sederhana dan berujung pada sebuah bangunan, representasi visual selalu memegang peranan penting. Diagram sebagai salah satu dari moda representasi visual arsitektur memiliki tingkat urgensi yang kritis. Diagram akan memposisikan dirinya lebih kepada mengkomunikasikan ide secara abstraksi ketimbang mencoba mengkonstruksi simulasi dari sebuah kondisi. Disinilah titik kritis dalam posisi diagram. Penggunaan diagram yang optimal tentunya akan mengoptimalkan pula porsi ide dalam sebuah konstruksi rancang arsitektur. Tidak hanya itu, penggunaan diagram yang tepat akan berperan pula dalam proses penggalian ide dalam sebuah rancangan arsitektur.
TUJUAN
Lokakarya ini akan ber-fokus dalam introduksi, tata cara penggunaan, dan pengkonstruksian diagram pada rancangan arsitektur. Peserta akan diajak berpikir secara kritis akan teknik representasi arsitektur dalam wujud diagram yang tepat dalam sebuah proses rancang arsitektur.
TOPIK
Lokakarya akan dilaksanakan dalam dua hari, dimana keseluruhan lokakarya akan terbagi dalam beberapa sesi yang fokus dalam satu topik di tiap sesinya antara lain:
Hari 1
1. Introduksi
2. Diagram?
3. Tipe diagram dan penggunaannya.
a. Diagram dua dimensi, topik 1; Planimetric
b. Diagram dua dimensi, topik 2; Sectional
Hari 2
1. Diagram tiga dimensi, topik 1; Axonometric
2. Diagram tiga dimensi, topik 2; Perspective
3. Gaya diagram dan konsistensinya;
a. Garis
b. Warna
c. Pola
d. Huruf dan notasi
Kalender
Publikasi : 24 Juli 2018
Pendaftaran : 24 Juli – 31 Agustus 2018
Q&A : 24 Juli – 31 Agustus 2018
Workshop : 6-7 September 2018
Jadwal Acara
Kamis, 6 September 2018
07.30-07.45 Registrasi dan sarapan
07.45-08.00 Pembukaan,sambutan ketua panitia,sambutan kepala departemen
08.00-09.00 Pengantar workshop: pengenalan diagram dalam arsitektur
09.00-12.00 Sesi 1: tipe diagram dan penggunaannya
12.00-13.00 Ishoma
13.00-14.30 Sesi 2: Planimetric
14.30-15.30 Rehat kopi
15.30-17.30 Sesi 3: Sectional
17.30-18.30 Ishoma
18.30-21.00 Diskusi
Jumat, 7 September 2018
07.30-07.45 Registrasi dan sarapan
07.45-11.00 Sesi 1: Axonometric
11.00-13.00 Ishoma
13.00-14.30 Sesi 2: Perspective
14.30-15.30 Rehat kopi
15.30-17.30 Sesi 3: Gaya diagram dan konsistensinya
17.30-18.30 Ishoma
18.30-21.00 Diskusi
Registrasi
-
Mahasiswa arsitektur semester 5, 7dan fresh graduate.
-
Membayar Rp.250.000,-
-
Kuota 25 orang.
-
Registrasi dilakukan melalui web.
-
Mengirimkan bukti Kartu Tanda Mahasiswa untuk mahasiswa dan untuk fresh graduate mohon melampirkan KTP.
-
Pembayaran dapat dilakukan dengan transfer ke :
Bank BNI
Kode Virtual Account : 8257715050210001
Nama Virtual Account : Kompetisi Tugas Akhir Mahasiswa Arsitektur
-
Peserta yang telah melakukan pembayaran, diharap melakukan konfirmasi melalui email ke dengan subyek TransferWKTA15_ID Registrasi.
SIMPOSIUM KTA2018
Departemen Arsitektur Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS)
2018 | Surabaya, Indonesia
Studio Culture dan relasinya dengan Proses Perancangan Generasi Millenial
Tidak dapat dipungkiri bahwa pembelajaran dalam bentuk studio menjadi tulang punggung yang menyangga proses pembelajaran bidang Arsitektur. Pembelajaran dalam bentuk ini menjamin sekaligus menuntut terjadinya proses integratif dari beberapa kemampuan serta penguasaan pengetahuan yang kemudian didemonstrasikan dalam sebuah kasus perancangan sebuah obyek. Sejak diselenggarakannya pendidikan Arsitektur secara formal, bentuk dan model penerapan pembelajaran studio selalu menjadi diskusi yang menarik untuk diselami. Menarik karena permasalahan yang dihadapi selalu dinamis, serta menarik karena harapan tentang pembaharuannya selalu dikemukakan.
Perkembangan pembelajaran studio juga dipengaruhi oleh perkembangan teknologi-informasi yang melibatkan proses merancang. Peralatan yang berkembang dari yang semula mengandalkan alat tulis manual bergeser menjadi alat mekanis dan sekarang terus berkembang dalam bentuk digital dan komputasi, juga mengakibatkan tidak terelakkannya pergeseran dalam proses perancangan. Kondisi ini semakin mengalami percepatan tinggi dan perluasan spektrum dalam era generasi millenial. Era ini ditandai dengan tumbuhnya karakter-karakter pada generasi muda seperti Collective, Customization, Community, Close to Family, Change over generation, Chasing Inspiration, Connected, dan Confidence, yang tentu saja akan banyak berpengaruh terhadap bagaimana mereka bertindak dan berpikir.
Simposium ini mencoba mengangkat topik tentang adanya pergeseran kondisi zaman, yang tentunya berpengaruh terhadap bagaimana pola kerja mahasiswa (dan juga dosen) dalam pembelajaran studio. Diskursus yang ingin dikemukakan adalah apakah selama ini sebenarnya sudah cukup banyak pembaharuan dalam memandang pelaksanaan studio perancangan, dan apakah selama ini sudah banyak dilakukan upaya untuk lepas dari sebuah kondisi stagnansi dan mau untuk lebih responsif melihat perubahan berbagai konteks. Simposium ini diharapkan dapat menajdi wadah bagi mahasiswa untuk lebih dapat menyampaikan pemikiran yang ada di benaknya, dan memberikan ruang diskusi yang demokratis tentang diskursus Arsitektur, perancangan, dan Studio Culture.
Kalender
Publikasi : 24 Juli 2018
Pemasukan ext. abstract : 24 Juli – 25 Agustus 2018 (Diperpanjang)
Q&A : 24 Juli – 25 Agustus 2018 (Diperpanjang)
Review : 26 – 30 Agustus 2018
Pengumuman diterima : 1September 2018
Abstrak
-
Extended abstract dengan format yang dapat diunduh di tautan bawah
-
Jumlah isi tulisan adalah 1000-1200 kata. Dapat dilengkapi dengan beberapa gambar pendukung.
Persyaratan
-
Mahasiswa S1 arsitektur (semester 5,7 atau fresh-graduate) atau mahasiswa S2 Arsitektur.
-
6 tulisan terbaik akan dipilih sebagai pembicara dalam simposium.




























